Friday, December 31, 2010

aku hanya

oh cahaya
berikan kegelapan
aku sedang lemas dipelukan bintang

aku bukan siapa-siapa
cuma pemain teater dunia
yang lahir dengan sedikit gila

aku pelacur bahasa
menggomoli sabda-sabda persundalan kata

akulah kertas kumal
yang tertulis puisi khayal
dalam kumpulan terbuang

laguku pentasnya di kaki lima
puisiku rumahnya di tepi jalan
tinggalkan aku pergi padanya
berdekahlah gembira dan berpacaran

aku hanya
aku hanya
sang pemimpi--jalanan


tentang menjadi diri sendiri.

bunyi serta video performasi RANTAI 2010

Saturday, December 18, 2010

Friday, December 10, 2010

puisi terdiam

minta dipadamkan saja lampu-lampu jalan
lesilah dalam kegelapan meraba bayang
lalu anak itu terdiam.

ini jiwanya yang koyak
--hampir diranap rabak
ini hatinya yang remuk
--hampir dihenyak peruk
lalu anak itu terdiam.

di kelesian meraba gelap di terpadamnya lampu-lampu jalan
anak itu terdiam
memasrahkan subuh datang sebelum
habis malam-malam ketabrakan

cukuplah. dibilangnya cukup,
cukuplah.
dia terlalu rapuh untuk sendirian


puisi ini terlahir dari lena yang panjang.aku bangkit merasakan malam sunyi keseorangan.

Saturday, November 27, 2010

serigala

serigala dari hutan jiwa sedang
menunggu saat aku tertiarap
--bila rahang masa sedang mencerai sang aku yang tak bersayap.

diratah diludah
dipelanting menyepah
--sezarah tak kurebah menyerah.


ibaratkan serigala itu peringkat kesabaran yang kau ada. tahan. dunia tak akan penat menguji duga.

Wednesday, November 17, 2010

sedang

bulan sedang tidur
matahari sedang bermimpi
jiwa telah pergi
bintang sedang lebur
planet-planet tak bertali
sunyi sedang merajai

dunia sedang celaka
aku sedang dikuburi sebelum mati


sunyi.kemari

Saturday, November 13, 2010

kole

puisi tentang kita kubiar mengusang
cuma gincu bibirmu yang melekat
pada kole kontang
kubiar sampai saat kau mau pulang.

Wednesday, November 10, 2010

bintang dalam balang

kalau namamu tertulis pada jet kertas
yang kau lempar terbang,
akan ku kutip
satu persatu lalu origamikan jadi bintang
dan simpan dalam balang.

Sunday, October 31, 2010

sempurna

dorongkan kepala aku ke dalam air biar buih-buih
yang keluar melepas perit getir
benamkan kepala aku ke dasar jerlus pasir biar risaunya
berdebu terbang diangin desir

kenapa yang kaya terus kaya dan sifat tak punya itu terus
lekat pada aku
kenapa yang namanya rezeki itu berkawan rapat
dengan mereka tapi bukan aku
bila jalannya rata aku berliku
bila pandangannya bercahaya aku berdebu

ah. dosanya aku yang terus mempersoal tentang kerja tuhan

apa harus aku terusan memikir?
atau dorong saja kepala aku ke dalam air lalu benamkan ke dasar jerlus pasir.


tentang mahukan hidup sempurna. tp yang engkau lalui mungkin buat engkau lebih sempurna.

Friday, October 22, 2010

lelaki terhebat

dia lelaki degil terhebat
degil pada dirinya yang mengaku kuat
keringat yang merembes itu bagai ada yang mau dikata
kata-katanya senjata sakti
pesan-pesannya perisai besi

dibuangnya rindu jauh ke laut masin biar mereput hilang
dibenamnya pilu dalam ke dasar bumi biar mengakar tunjang
biarpun ku tak kata sayang. biarpun ku tak kerap pulang.

sepenat dia mengampu tenaga biarkan aku menahan siksa
sepanas dia diterik senja basah peluhnya biar aku yang rasa

bawa aku dalam mimpi bila-bila
suatu masa dalam jaga bila-bila
aku mau lagi berlumpur di bendang sawah
aku mau ingat waktu menangis diherdik marah

mau jadi sepertinya. mau hebat sepersis dia.
aku lapar lagi
kata-kata senjata sakti
pesan-pesan perisai besi
sampai mati
sampai mati


untuk pertama kali dalam hidup, pagi tadi aku ucap selamat hari jadi, dan dia balas 'terima kaseh'.
"selamat hari jadi Abah"

Sunday, October 17, 2010

performasi AKAR di TUJUH

salam.maaf tak sedap.cuma mau kongsi tulisan dan rasa aku.
ini performasi 'AKAR di TUJUH' Laman Budaya Shah Alam pada 30Julai yang lalu.

dan
video

cinta dan busur pencinta
video

suara latar oleh Ika dan Fynn Jamal. bunyi-bunyian oleh Lah Fauzi dan Dion.

kalau kurang puas tentang kualiti videonya, sila ke sini dan situ. terima kasih yang teramat besar.

*tonton dan senyum*

Tuesday, October 12, 2010

sirap tadi malam

budak jawa mata keperangan.
rambut serabai ala-ala japang.
guess ditangan kiri tanpa kretek celah jari.
jeansnya lusuh.
sepatunya kuning.
bajunya Bandung.

kau pasti bukan nama dia yang kau seru dalam mimpi tidurmu?

tersedak
sirap tadi malam yang kuteguk laju.

Monday, October 4, 2010

kesempatan

kau kisahkan aku
dalam puisi-puisi
malam-malam
pagi-pagi
aku terjaga, aku terjaga--

kesempatan paling aman untuk langit terus biru
kesempatan paling panjang untuk aku terus tunggu

katakan saja kau mau aku
jadi pacarmu
pencintamu
perindumu
aku tertunda, aku tertunda--

seperti ada kesempatan paling aman untuk langit terus biru
seperti itulah kesempatan paling panjang untuk aku terus tunggu

aku lelah.


kenapa bila engkau sudah dijaga dan disifatkan sempurna untuknya namun dia masih menidakkan tentang perasaannya pada engkau.penat kan menunggu?

Thursday, September 30, 2010

rebahlah

rebahlah dia di ribaan
lelaki gila yang cintanya tak pernah ada

meliar tangan kasar ke mukanya lembut
menyeka airmata ke pipinya menguyup


betapa mau padam sedih dan buat dia senyum sentiasa meski cintanya belum engkau dapatkan

Wednesday, September 22, 2010

rasa tentang perasaan

ah.
ini rasa tentang perasaan;
bukan seperti tembok tembok terbekas dek tempelan cebis kertas.
bukan seperti baju baju ronyok yang sembuh dek tekanan panas.

aku rasakan ia tentang perasaan;
seperti lohong lohong seni yang meraksa tubuh untuk bernafas.


kerana emosi itu sememangnya perlu untuk engkau terus bernyawa.

Tuesday, September 14, 2010

punya lagikah rindu

punya lagikah bahasa rindu
yang kau ajar aku diam
bertinggung kaki
menganduh sabda sabda
cinta yang telah mati.
dan ranjang
pegun tak lagi bergasak merdu
saat kau beradu
disisi mencumbui
aku beribu kali.

punya lagikah rindu
saat kau melepas tanganku
paling dan berlalu.

Monday, September 6, 2010

sayang

katakan siapa saja yang
betah diasak depan belakang
pasti goyah
dek kecanduan rasa yang
mendesah kencang

dia itu pembunuh
dalam diam

Thursday, September 2, 2010

masih tak mampu

jiwa yang meronyok ini sudah
lama tersimpan dan mendegil untuk bertahan.
memperhenyak tingkahlaku normal.
memperosok di setiap perincian akal.

jadi;

pinjamkan nyala bintang biar
bersuluh jurang terpaling dalam
lalu bawa aku
ke wilayah yang buat aku
lupa kau pernah datang untuk bermalam

masih tak mampu kan?

Sunday, August 29, 2010

pendosa

sedang buruan dosa dosa menghujan;
kau masih angkuh menerus perkelahian dengan alam
bila yang terzahirkan tak segadang yang dicanang;
nyata kau jagoan yang tewas dari segala segala

kalau yang tertinggal cuma
berbicara bahasa tuhan;
kenapa tangan masih
kau semikan?

Friday, August 20, 2010

gantung

terus terusan
menerik senyum atau kau
torehkan awan mendung biar
aku dihujan beliung.

Tuesday, August 10, 2010

yang

yang terdengarkan
itu adalah falsetto lengkap buat malam malam lena terdakap.
yang memadam
selar selar merah pada pipi
itu adalah tangan sang pemuisi berbahasa sepi dan sakti.

yang tertempel senyum
itu adalah perawan, datang pada iseng yang menyebalkan

Tuesday, July 27, 2010

AKAR di TUJUH

30 Julai ini ada malam bacaan puisi oleh aku dan teman teman di Laman Budaya Shah Alam.juga banyak lagi performasi yg cantik untuk kamu tonton.tak perlu bayar.

tegur tegur aku kalau kamu datang.nanti kita bisa duduk borak dan sembang.atau mungkin lepak untuk kopi secawan.

*senyum*

(untuk lebih jelas, klik pada gambar)
"ya.yang tertera pada surat layang ini memang nama aku.sedikit beda"

Tuesday, July 20, 2010

aku ada

nanti dipersembahkan pundakku menatang tangis. sudah diharamkan ianya menepi dari setiap titis.
rebahlah
erangkan
esaklah.
aku cinta kau tak habis.

Monday, July 12, 2010

cakera

dengan senyum kau titipkan cakera
mengingatkan aku tentang
kita yang masih koma

dalam kepergian kau berlalu
dengan olengan penuh misteri
memaksa rindu meribut kemari

"aku mau milik kau sampai mati
seperti hati aku yang lama kau huni"

dan lagu ku ulang
putar
sampai nanti kau pulang

Thursday, July 8, 2010

cuma dia

kemudian aku
diam dan putarkan 'because you love me'
dari Celine Dion,
sisi pensil kayu yang tak lagi
berkawan baik dengan
buku puisi yang semakin hampir kuhayun.

saat hati bosan dengan
peti tv yang mula khianat dan
radio curang berlagu dayu yang memahat mahat.
aku masih
tunggu kalau mungkin mampu
temu September dan
'banana chocolate'.

Monday, June 28, 2010

sore

sore menuriskan langit
dengan mega merah
pisahkan pekat
malam dari siang yang sudah

biar semana
celaka pun aku rebah
cuma
pengen lihat
dia tersenyum
indah

Monday, June 21, 2010

abah

"seegois pahlawan gagah yang pantang menyerah"

kita memang kekok bila bicara, tapi kasih tak pernah beda.

Wednesday, June 16, 2010

isi

kotak hati aku
takkan pernah penuh.
meskipun cinta kamu
bersesak sesak
di dalamnya.

Saturday, June 12, 2010

aku punya kamu

melihat kerlingan karya syurga
deru jantung memacu laju lalu rasa
memaku maku
kapan lagi aku punya kamu
aku penat bericak gembira.

Monday, June 7, 2010

dan

dan
anak kecil itu tak tau apa apa
orang tua yang itu tak lagi hunus senjata
perempuan perempuan
ibu ibu dina itu tak lagi punya daya.
jadinya; bunuhkan saja mereka

dan
esok nanti datang
bergerombolan mungkin jutaan
kerusi kerusi roda
tin tin makanan
alat alat permainan yang kau kira ancaman
jadinya; hapuskan saja semua

memang yang namanya tak berdosa itu harus mati
iya, mereka harus saja mati kan?
kerna kaulah raja bertuhan syaitan

dan

pada malam malam yang
tak pernah habis
untuk mereka berlinang tangis
aku sumpah.
kelak malam siang kau tak pernah tenang

pasti tak akan
bajingan.

dan GAZA pasti bangkit.

Sunday, May 23, 2010

merah jambu

kemeja merah jambu sedikit pudar
bibir gincu
lagu cinta dari seberang.
maaf berlutut kupetik gitar
rajuk kamu
mengusut rindu yang bersarang.

Monday, May 17, 2010

mati aku!

aku telah mati untuk keberapa juta kali
ketika helaan nafas mengerah puisi

aku mau lari jauh tak ditemu
biar gitar tak dilagu untuk dia mengesak sedu

aku mau padam telas cinta yang dia beri pinjam
aku mau derhaka pada rindu yang paling tajam
biar tak terusan dibunuh kejam

bila dia menyapa lalu
cis, rasa itu mampir lagi, mati aku!

Wednesday, May 12, 2010

lekat

maaf. aku tak bisa menjauh berlari dan terbang
meski. aku cuba pasti jatuh kembali dan tumbang
nyata. cinta kamu persis bumi

punya graviti

Saturday, May 8, 2010

lelaki simpanan

kurungkan aku dalam ruang
sempit yang kamu buang kuncinya jauh
engselkan pintunya dengan
keluli yang kamu pateri mati

padatkan dindingnya dengan
rindu kamu yang paling ampuh
biar berantakan aku dihina maki

kalau siksaan itu adalah cinta yg aku rasakan
aku mau terus terusan jadi simpanan

Monday, May 3, 2010

kepada gadis senyum

kalau terkumpulkan
awan gemawan selangit seluruh
halusnya tak sesalju hati meluluh

kalau terpetikkan
bintang gemintang dari pijaran jauh
kerdip kilaunya tak seindah kamu
tersenyum penuh

Thursday, April 22, 2010

peluru

acukan saja kaliber itu ke arah aku
yang pelurunya terbina
daripada cinta dan hati kamu.
kamu bilang sampai tiga untuk
tarik picunya.

aku bilang sampai dua.

Wednesday, April 14, 2010

admirasi

nama kamu aku
hirup pelan pelan tak deras
setajam mata memanah ujung
kemulan tidur yang
kuremas
keras.
biar bergoyah harap tetap
terkedap di mulut
tersematkan di
tubuh kulit hati
tak luput.

aku tetap mau mengenal kamu.

Sunday, April 11, 2010

w

harus sampai bila
aku tunggu untuk bisa
bicara dengan kamu

cuma mahu kata
yang kamu itu memang juara
hati aku habis kamu raih semua

ternyata aku benar benar tewas
pada impresi pertama

Saturday, April 3, 2010

auksyen

aku sedang melelong cinta
antara pembida dan pencinta yang harus ditimbangtara

apapun

tawaran istimewa hanya untuk dia
hati aku diberi percuma

Tuesday, March 23, 2010

tinggi yang paling


adapun kamu itu teruntai
tinggi yang paling

ibaratkanlah cahaya umpamakanlah lembut udara
rasanya sememang tak jauh
sentuhnya payah sememang tak bisa

dorong aku untuk punya kamu
yang cuma padanan pada
hati rompong
yang sedang bertandu

Friday, March 12, 2010

sebelah cuma

hujan nakal masih belum
penat menempias balkoni

sendiri aku dibalik
bolong bolong waktu tanpa
telepati dengan kamu.
dipesonakan senyum kamu
tanpa suara
dan teriakkan gitar secukup rasa.

kemudian
tetes cinta kamu bertempiaran
lari tak satu pun memercik ke aku

biarkan aku dalam
radiusmu selama lama
walau yang bertepuk cuma
aku sebelah saja

Tuesday, March 2, 2010

infeksi

betapa
aku kecanduan
kamu.
hingga semana
pedu
aku masih
tunggu.

Wednesday, February 24, 2010

ombak

dan jadikanlah kamu ombak
kaki aku pasti mengarah ke pesisir
kemarilah;
harap harap untuk kamu
rangkul aku mungkin jamah
sedikit mana mana mampu

aku ini pasir. aku ini amat jalang.
sentiasa dampar tunggu kamu datang

sedang batu batuan tak lagi
berahi memecah kamu ke tepi
kamu tetap
datang untuk pergi

Friday, February 19, 2010

manis

muka kamu tersalut cokelat.

hati aku terpaut hebat.

Wednesday, February 10, 2010

kalah tipis

melihat kau dengan dia
tubuhku bagaikan tersiat-siat pedih
adunan pekat garam dan lada pula dipipis-pipis

mungkin omelan bibir aku
sedikit jauh dari sayang dan kasih
kalaupun aku tercalon dalam
perlombaan cinta aku
tahu aku kalah tipis

Wednesday, February 3, 2010

badut kan?

kamu menelah; aku tenang. riang gemintang.

hey, kamu salah.
muka aku cuma tersadur bedak
untung saja kalau dalamnya tak berkeladak
yang luar kau nampak, dalamnya tak siapa bisa menebak.

ya. aku ini memang badut kan?
lukis senyum pada mulut
telan liur, kemam dahi yang berkerut.

Thursday, January 28, 2010

cinta

sesungguhnya; cinta itu amat keparat

ditunggu rasanya penat
dikejar pastinya tak larat

Thursday, January 21, 2010

tak akan mungkin

dan bila
diskusi dunia lebih sakti dari karya syurga

kau hampir lumat.
diasak setiap segenap.
menghirup nikmat yang padat.

bisikkan pada diri; hisablah

mungkin koordinat kau sedikit pesong dari kiblat
manis dunia tak akan mungkin habis kau jilat

Sunday, January 17, 2010

rata rasa

hati aku diperca-percakan lagi
untuk dikait dan bahagi-bahagi

biar sama rata
biar semua rasa

Wednesday, January 13, 2010

busur pencinta

kalau
niat kau untuk panah aku;
pastikan
posisinya
tepat di jantung

kalau
tersasar jauh melulu;
barangkali
bencana
bakal kau harung

Tuesday, January 12, 2010

baratkan Kuala Lumpur ini

di gerabak tren yang paling hujung
aku masih lenguh berdiri
tangis anak kecil
disahut pula soprano si gila

ah, biarkan.

mataku terarah pada
sepasang haiwan melayu
"ya, memang kau mahu
baratkan Kuala Lumpur ini dari dulu"

tubuh melekat.
tangan mengerat.
bibir hampir-hampir rapat.

sial. sejuk sangat ke dik?
tak apa,
di sana nanti tuhan panaskan kamu ya


Wednesday, January 6, 2010

sedap

tentunya hebat kalau
aku boleh bicara sama hujan malam

akan aku sampaikan pesan bantal
agar hujan teruskan rebasnya sampai kepetang



Monday, January 4, 2010

lacurkan aku

apakala sudi
minta-minta dilacurkan si aku ini

biar serakus mana kau yang datang
bakat aku yang diratah lebih
nikmat dari mereka-mereka yang telanjang