Showing posts with label boco. Show all posts
Showing posts with label boco. Show all posts

Saturday, May 25, 2013

bukan adiwira

habiskan dulu bahasamu
sebelum aku perlahankan perasaan hati 
membenci langkah kaki beriring bagasi
lalu berhenti

sekadar
berpaling padamu
mengharap sesuatu tertunda pasti

semakin aku bertahan dengan harapan tersimpan
semakin aku tak punya daya meluluhkan jiwa yang sama

aku boleh
terbang laju kalau itu yang kau mahu
aku boleh
dipijak lusuh untuk mendindingmu 
dari sang musuh

tapi untuk jauh dari kamu sesuatu yang tak termampu

dan saat ini terus
bilang saja padaku
mahukah kau 
jantungkan aku dengan perasaan yang sepertinya pernah
merenjat kita waktu dulu

atau terus bilang saja
helah apa lagi harus kuatur
untuk membesikan diri membenteng hadirmu

kerana
sesakti mana pun kuasa yang aku ada
aku kan tetap 
lemah, 
rapuh dan terus terjatuh
bila kau berada di depan mata

asal saja kau tahu
yang terdalam paling hatimu itu
aku tak pernah mahu jadi sang adiwira yang pertama
cuma mahu jadi
yang terakhir kali 
untuk kau lupa

kerna aku 
bukanlah sang adiwira.



untuk pentas Pasar Buku BOCO 8 'Adiwira'. silakan di sini videonya.

Monday, January 21, 2013

kapal terbang kertas

ada juntaian bayu di matamu
meniup dingin tubuh--mengalun indah lagu merdu

menyadurkan mimpi-mimpi dan perasaan
yang akan kau tumpahkan 
pada keping-keping kapal terbang kertas
agar 'gak pernah pudar 
dan akan terus terlipat kemas

ayuh! lempar padaku 
terbangkan semua satu persatu

serasa 
mendaratkan aku lebih dulu ke negara jauh
meninggalkan tempat jatuh si penyagat luka
melupakan cinta rapuh si penyiat jiwa

percaya aja kataku
menjaraklah kita sejauh mana
kita masih bisa berkongsi bulan yang sama

kita harus saling kekal; tidak melupa

kerna,
bagaimana caranya nanti
untuk aku memperdaya rindu
bila bahasa puisi pun tak bisa lagi bawa aku padamu?

apa mungkin aku 
terus-terus mengintai jendela
pada beribu 
ribu 
ribu 
batu jauh kita?

apa mungkin aku
berbaringan di tanah asing
meneka beribu 
ribu 
ribu 
buruj di langit sama?

dan kemarilah 
kau erat tanganku
menanyakan apa yang tinggal untuk dirimu

"nah, ambil saja hati ini
untuk kau simpan dan jaga rapi"

kita harus saling kekal; penuh percaya

               percayalah..
               walau kita menjauh, aku tetap di sini
               merenung bulan di awan
               rembulan yang tetap sama..

               kemarilah..
               genggam erat tanganku, hanya ini untukmu
               setia tuk menantiku
               kan kembali kepadamu..

seperti 
kapal terbang kertas yang tak terbang tinggi
seperti itulah menanda kira 
aku janji akan tetap kembali



puisi ini saya tulis khas untuk semua yang mendengar cakap-cakap saya, menonton persembahan pentas saya, dan yang membaca tulisan-tulisan saya dari 2009 hingga ke hari ini. terima kasih.

"tentang aku yang mahu terbang ke negara jauh, membawa harapan dan jiwa-jiwa semua yang selama ini menyokong"


di sini video pentas Pasar Buku BOCO 7. silakanlah.


senikata korus oleh Lah Fauzi

Friday, April 6, 2012

kelas pertama

indah.
perasaan indah di wajahmu
seolah sedang bawa aku terbang
tinggi,
laju,
dan jauh.

resah.
perasaan resah di jantungku
seolah memaksa degupan kencang
berlari,
laju,
dan rusuh.

harapan ini pesawat yang
sepertinya sedang bawa kita
ke landasan mendarat yang sama
ke daerah jiwa yang sama
ke arah mimpi-mimpi yang pernah kubilang padamu; percuma.

tapi kita terbang dengan kelas yang beda.

apakah kau tahu pundak ini telah sedia
menadah pilu yang bertakung dimatamu?

apakah kau tahu mata ini selalu berjaga
menyelinapi rahasia yang tersimpan pada manis senyummu?

kita saling kenal--sepertinya dekat tapi jauh.
kita sering ketemu--sepertinya berbicara tapi bisu.

lalu
perasaan itu tertunda
bagai penerbangan yang dicemburui rusuhan cuaca

hingga segalanya reda
bila aku katakan,

"aku mahu terbang dengan kelas pertama"

dan
kau ujarkan tanya padaku
"mahu ke mana?"

aku diam bagai dipaku
bila kelip-kelip papan destinasi itu, kesemuanya tertera namamu.



tentang kau dan dia yang sedang berkongsi destinasi yang sama, tapi merasa jauh dan beda lalu takut untuk menyatakan rasa hati. biar perasaan yang akhirnya bersuara sendiri.
pentas Pasar Buku BOCO 5. silakan, video di sini.

Thursday, February 23, 2012

AKAR berLABUH / AKAR KUKUBESI Vol.2

saya akan berpentas di acara AKAR berLABUH
Sabtu 25 Feb 2012, sekitar jam 830 malam.

bersempena acara
yang berlangsung selama 2 hari (25 dan 26 Feb 2012)

berikut adalah tentatif penuh acara serta senarai persembahan;
[untuk lebih jelas, klik pada gambar]

Tuesday, December 27, 2011

'telegram' - koleksi puisi-puisi pop untuk sang pemimpi


Saya memohon maaf kerana kesibukan lewat ini membuatkan saya berhenti menulis seketika. Terus terang saja, ini adalah buku sulung yang saya terbitkan sendiri untuk saya kongsikan segala rasa hati dan tulisan saya kepada semua.

'Telegram'
koleksi puisi-puisi pop untuk sang pemimpi
prakata oleh Wani Ardy

Buku ini cuma kertas-kertas berisi puisi-puisi pop yang saya cetak dan kepilkan satu persatu, lalu saya salut dengan kepingan kertas sedikit keras berwarna cokelat.

Terisi padat dengan 73 buah puisi dalam 86 mukasurat yang (mungkin) akan membuatkan siang-siang dan malam-malam kamu senyum bagai sang pemimpi.

mau?

1) Masukkan RM 15 (termasuk kos penghantaran RM 5) ke akaun;

Mohammad Syukri bin Borhan
1142 0945 4698 (Maybank)

2) Lampirkan resit transaksi (scan, print screen atau ambil gambar guna telefon bimbit anda) dan hantar ke  

mosyukiborhan@gmail.com

3) Sila nyatakan nama penuh, alamat dan nombor telefon untuk saya hubungi.

subjek/tajuk email adalah TELEGRAM BUAT SANG PEMIMPI

4) Bagi sesiapa yang tinggal di sekitar Shah Alam atau kawasan berhampiran, boleh dapatkan buku ini langsung dari tangan saya dengan harga RM10


*lebih mudah kalau kamu datang saja ke Gravy Baby Musicafe, Laman Seri, Sec.13 Shah Alam, untuk kita berjumpa, duduk sebentar atau mungkin minum kopi secawan.

mudah kan?


Terima kasih kerana masih bersama-sama saya sampai hari ini.
*senyum*

Wednesday, November 16, 2011

orang asing

aku pengen jadi orang asing
yang perlahan-lahan menyentuh bibirmu mematikan esak bicaramu
lalu terjun ke dalam matamu yang mengolam
biar kita sama-sama basah dalam kepiluan
malam ini
dan yang tak ku mahu tahu
dari malam-malam
sebelummu

sudilah
datangi bahuku tanpa kau bicara lagi tentang lelaki jauh

Tuesday, November 1, 2011

venus

sepertinya engkau tak pernah kenal namaku
sepertimana aku belum pernah lihat rupamu
semasa kau tersenyum
semasa kau menyeka air matamu
lalu bagaimana cara kau berjalan
tapi waktu ini mungkin
kita sedang berbaringan sendiri
merenung bulan yang sama
menuding ke arah bintang-bintang yang sama
melukis-lukis buruj pada langit yang sama
ketika bisikku berkira-kira
apakah berbahagia kita pada sunyi yang beda
atau berdakapan
mengerat cinta yang sama.

Wednesday, August 24, 2011

bohong

bohongi aku tentang kau yang sudah berpunya
bohongi aku tentang kau yang sedang menukangi cinta dengan
kekasih lama
bohongi aku tentang senyummu serta bicara-bicara kita yang
cuma pura-pura

aku akan percaya semua bohong-bohongmu
untuk aku tak lagi mengingatimu

kerana
aku sedang membohongimu tentang menyukai dia yang
sebenarnya adalah kamu